TAKALAR, PILAR-CAKRAWALA.COM – TNI melalui Kodim 1426/Takalar bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan jembatan beton di Desa Galesong Timur, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Hingga progres pembangunan jembatan dengan panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman 2 meter tersebut telah mencapai 10 persen.
Pembangunan ini melibatkan 18 personel TNI, terdiri atas 5 personel Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) dan 13 personel Kodim 1426/Takalar, serta dibantu 5 warga setempat. Pelaksanaan pekerjaan diawasi langsung Danramil 1426-04/Galesong, Kapten Inf Muh. Asdar Fahmi, didampingi Babinsa Desa Galesong Timur, Sertu Muh. Yusuf, untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai tahapan dan perencanaan, Rabu(21/10/2026).
Berdasarkan laporan perkembangan per 21 Oktober 2026, sejumlah pekerjaan awal telah dilaksanakan, di antaranya pembersihan lokasi mencapai 83 persen, pemasangan bowplank 50 persen, dan pengadaan material 30 persen. Sementara itu, pekerjaan galian biasa, caveerdam, serta pondasi sumuran dengan kedalaman 3 meter masing-masing telah mencapai 100 persen. Adapun pekerjaan urugan tanah kembali mencapai 40 persen.
Danramil 1426-04/Galesong, Kapten Inf Muh. Asdar Fahmi, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat.
“Pembangunan ini membutuhkan kerja sama, semangat gotong royong, dan kedisiplinan seluruh personel. Kami akan terus melakukan pengawasan agar setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dengan tetap mengutamakan faktor keamanan,” ujarnya.
Salah seorang warga setempat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut. Warga berharap pembangunan berjalan lancar hingga selesai sehingga dapat memperlancar mobilitas dan menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat. Sinergi TNI dan warga ini diharapkan menjadi bagian dari upaya mendukung pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Takalar.
(Red)
