PDAM Takalar Gerak Cepat Atensi Laporan Masyarakat Terkait Air Berbusa

Oplus_131072

TAKALAR, PILAR-CAKRAWALA.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pannranuanku Kabupaten Takalar bergerak cepat menindaklanjuti laporan dan informasi masyarakat yang beredar di media sosial terkait kondisi air pelanggan yang disebut keruh dan berbusa.

Merespons informasi tersebut, tim PDAM Tirta Pannranuanku langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi air di sejumlah rumah pelanggan di wilayah Bajeng, Kamis(1/10/2026).

Tim PDAM di antaranya melakukan pemeriksaan di rumah pelanggan atas nama Slamet Widodo, Reski, dan Sundariati. Pengecekan dilakukan sebagai langkah memastikan kondisi air yang diterima pelanggan sekaligus mencari informasi mengenai penyebab munculnya keluhan tersebut.

Hasil pengecekan di lapangan kemudian dilaporkan kepada Direktur PDAM Tirta Pannranuanku Kabupaten Takalar, Arianto, S.Pd.

Dalam laporan kepada Direktur PDAM, petugas menyampaikan bahwa pada salah satu titik pemeriksaan, pelanggan atas nama Reski tidak mengalami kondisi air keruh maupun berwarna putih.

“Izin Pak Dirut, atas nama Reski yang punya meteran, ditempati pelanggan atas nama Reski. Baru pelanggan atas nama Reski yang punya rumah tidak mengalami air keruh maupun putih airnya, padahal satu meteran dibagi dua.” ujar petugas dalam laporannya.

PDAM Tirta Pannranuanku menegaskan bahwa laporan masyarakat menjadi perhatian dan akan terus ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung di lapangan.

Direktur PDAM Tirta Pannranuanku, Arianto, juga menjelaskan terkait kedatangan awak media yang sebelumnya ingin melakukan konfirmasi langsung mengenai persoalan tersebut.

“Kebetulan kami lagi keluar dan teman media datang,” ujar Arianto.

Langkah cepat turun ke lapangan ini menunjukkan upaya PDAM Tirta Pannranuanku untuk memastikan setiap informasi maupun keluhan pelanggan dapat segera diklarifikasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

PDAM juga diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi distribusi air, khususnya di wilayah yang dilaporkan mengalami perubahan kualitas air, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Pengecekan lapangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PDAM dalam memberikan kepastian kepada pelanggan terkait kondisi air yang mereka gunakan sehari-hari.

(Red)