Babinsa Kalukuang Pantau Pompanisasi, Petani Hadapi Kendala Irigasi

TAKALAR, PILAR-CAKRAWALA.COM – Babinsa Desa Kalukuang, Sertu Kamaruddin, anggota Koramil 1426-04/Galesong, Kodim 1426/Takalar, turun langsung ke area persawahan untuk memantau upaya petani mengatasi kendala pengairan melalui pompanisasi Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan air tanaman padi tetap terpenuhi di tengah keterbatasan infrastruktur irigasi.

Dalam upaya tersebut, petani memanfaatkan sumber air dari bekas lokasi tambang yang dialirkan ke persawahan menggunakan mesin pompa berbahan bakar diesel. Setiap titik pompanisasi diperkirakan mampu mengairi sekitar satu hektare lahan sawah. Namun, upaya ini masih menjadi tantangan tersendiri bagi petani karena belum didukung jaringan irigasi yang memadai, Sabtu(10/10/2026).

Kendala semakin terasa pada sejumlah lahan persawahan yang sulit dijangkau aliran air akibat terhalang sungai kecil. Untuk menyiasati kondisi tersebut, petani berinisiatif memanfaatkan batang pohon lontar yang bagian dalamnya dilubangi sebagai saluran air menuju lahan persawahan. Cara sederhana ini menjadi bukti kreativitas petani dalam mempertahankan keberlangsungan usaha pertanian mereka.

Sertu Kamaruddin mengatakan, kehadirannya di tengah petani bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi dan kendala yang dihadapi masyarakat di wilayah binaannya. “Kami berharap upaya pompanisasi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air sawah sehingga tanaman padi dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya. Ia juga menilai persoalan jaringan irigasi perlu mendapat perhatian melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait.

Pemantauan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Babinsa terhadap petani sekaligus dukungan terhadap ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Takalar. Diharapkan, koordinasi antara petani, pemerintah desa, dan instansi terkait dapat menghasilkan solusi pengairan yang lebih memadai dan berkelanjutan, sehingga produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani dapat terus ditingkatkan.

(Red)