TAKALAR, PILAR-CAKRAWALA.COM – Pelayanan di SPBU Panaikang dengan nomor 74.922.47 menjadi sorotan warga. Pasalnya, masyarakat mengeluhkan dugaan adanya pelayanan yang dinilai lebih mengutamakan pengisian BBM menggunakan jirigen dibandingkan kendaraan masyarakat yang datang langsung ke SPBU.
Keluhan tersebut disampaikan warga yang menilai kondisi itu dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen. Warga yang datang menggunakan kendaraan mengaku harus menunggu, sementara aktivitas pengisian menggunakan jirigen disebut tetap berlangsung. Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan mengenai pola pelayanan yang diterapkan petugas di lapangan, Rabu(7/10/2026).
“Kami berharap pelayanan di SPBU ini bisa adil. Jangan sampai masyarakat yang datang membawa kendaraan justru harus menunggu, sementara pengisian menggunakan jirigen didahulukan. Kalau memang ada aturan, seharusnya diterapkan secara jelas dan sama kepada semua konsumen,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan.
Warga meminta pimpinan atau pengelola SPBU 74.922.47 Panaikang segera melakukan evaluasi terhadap pelayanan para petugas. Menurutnya, evaluasi penting dilakukan agar tidak terjadi kesan adanya perlakuan berbeda terhadap konsumen serta memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sorotan warga tersebut diharapkan menjadi perhatian serius pihak pengelola SPBU. Masyarakat juga berharap ada penjelasan terbuka mengenai mekanisme pengisian BBM menggunakan jirigen, sehingga pelayanan di SPBU Panaikang dapat berjalan tertib, transparan, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
(Red)
